
BERITASUMATRA.COM – Seorang bocah berusia 8 tahun dilaporkan hanyut di aliran Sungai Bah Sosopan, kawasan belakang Terminal Tanjung Pinggir, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Senin (17/8).
Hingga Selasa (18/8), proses pencarian terhadap bocah tersebut masih terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar bersama sejumlah pihak terkait.
Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran Sungai Bah Sosopan, mulai dari lokasi korban dilaporkan hanyut hingga menuju wilayah perbatasan Kota Pematangsiantar dengan Kabupaten Simalungun.
Upaya tersebut dilakukan untuk menemukan keberadaan bocah yang hingga kini masih dalam pencarian.
BPBD Susuri Aliran Sungai Bah Sosopan
Kepala Pelaksana BPBD Kota Pematangsiantar Dedy Idris Harahap, Selasa (18/8), mengatakan timnya masih berada di lapangan untuk melakukan pencarian.
Menurut Dedy, penyisiran dilakukan dengan mengikuti aliran sungai dari titik awal korban dilaporkan hanyut hingga mencapai perbatasan Kabupaten Simalungun.
“Pencarian masih dilakukan dengan menyusuri sungai dari titik hanyut sampai perbatasan Kabupaten Simalungun,” kata Dedy.
Penyisiran aliran sungai menjadi bagian dari upaya tim untuk menemukan bocah tersebut. Kondisi aliran sungai yang menjadi lokasi kejadian membuat pencarian dilakukan dengan menyusuri jalur sungai secara bertahap.
BPBD Kota Pematangsiantar juga tidak bekerja sendiri dalam proses pencarian tersebut. Tim mendapatkan dukungan dari berbagai unsur yang turut membantu upaya pencarian di lapangan.
Libatkan BPBD Simalungun dan Kepolisian
Dalam pencarian itu, BPBD Kota Pematangsiantar bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Simalungun. Kerja sama tersebut dilakukan mengingat proses penyisiran diarahkan hingga wilayah perbatasan Kabupaten Simalungun.
Selain dua lembaga penanggulangan bencana tersebut, pihak kepolisian dan masyarakat juga turut terlibat dalam pencarian.
Keterlibatan berbagai unsur diharapkan dapat mendukung proses pencarian sehingga penyisiran aliran Sungai Bah Sosopan dapat dilakukan secara lebih luas.
Tim bersama-sama menyusuri aliran sungai dari lokasi awal kejadian dengan memperhatikan jalur yang memungkinkan menjadi lokasi keberadaan korban.
Upaya pencarian terus dilakukan hingga Selasa, sehari setelah peristiwa bocah tersebut dilaporkan hanyut.
Bocah Ikut Ayah Mencari Daun Pisang
Dari keterangan BPBD Kota Pematangsiantar, bocah berusia 8 tahun tersebut diketahui merupakan warga Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.
Sebelum peristiwa terjadi, korban diketahui ikut bersama ayahnya mencari daun pisang untuk dijual.
Kegiatan tersebut dilakukan pada Senin (17/8) sore. Berdasarkan informasi yang disampaikan BPBD, korban bersama ayahnya berada di kawasan tersebut sekitar pukul 17.05 WIB.
Namun, dalam kegiatan tersebut kemudian terjadi peristiwa yang menyebabkan bocah tersebut hanyut di Sungai Bah Sosopan.
Lokasi kejadian berada di kawasan belakang Terminal Tanjung Pinggir, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar.
Pencarian Berlanjut dari Titik Kejadian
Setelah peristiwa tersebut dilaporkan, upaya pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai. Tim kemudian memperluas penyisiran hingga menuju perbatasan Kabupaten Simalungun.
Pencarian pada Selasa (18/8) masih terus berlangsung dengan melibatkan BPBD Kota Pematangsiantar, BPBD Kabupaten Simalungun, kepolisian, serta masyarakat.
Penyisiran dilakukan untuk menemukan keberadaan korban setelah sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Bah Sosopan.
Tim pencarian bergerak mengikuti aliran sungai dari lokasi awal korban hanyut. Jalur pencarian kemudian diarahkan hingga wilayah perbatasan Kabupaten Simalungun.
Kondisi tersebut membuat koordinasi antarpihak menjadi bagian penting dalam proses pencarian, terutama karena lokasi pencarian berkaitan dengan wilayah Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun.
Pencarian Masih Berlangsung
Hingga Selasa (18/8), BPBD Kota Pematangsiantar memastikan proses pencarian masih dilakukan. Tim belum menghentikan upaya penyisiran di sepanjang aliran sungai yang menjadi lokasi pencarian.
Kerja sama dengan BPBD Kabupaten Simalungun, kepolisian dan masyarakat terus dilakukan dalam proses tersebut.
Pencarian difokuskan pada aliran Sungai Bah Sosopan, mulai dari titik korban dilaporkan hanyut hingga perbatasan Kabupaten Simalungun.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena korban masih berusia 8 tahun dan dilaporkan hanyut saat mengikuti ayahnya mencari daun pisang untuk dijual.
Tim gabungan terus berupaya melakukan pencarian untuk menemukan keberadaan korban. Hingga informasi terakhir disampaikan BPBD Kota Pematangsiantar, proses pencarian masih berlangsung di sepanjang aliran sungai.
Dengan terus dilakukannya penyisiran dan kerja sama antara petugas serta masyarakat, pencarian terhadap bocah tersebut diharapkan dapat segera menemukan titik terang.
BACA BERITA LAINNYA DI : 81 Tahun Indonesia Merdeka, Dusun Mungkal Masih Gelap Tanpa Listrik dan Air Bersih
