Pemkot Siantar Siapkan Rp7,4 Miliar untuk Pembenahan Lapangan Stadion Sang Naualuh

Proyek Lapangan Sepak Bola Masuk Tahap Tender, Diharapkan Menghidupkan Kembali Stadion Kebanggaan Kota

BERITASUMATRA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Pematangsiantar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan fasilitas olahraga di daerah. Pada tahun anggaran 2026, pemerintah. Mengalokasikan dana sebesar Rp7,4 miliar untuk pembenahan lapangan sepak bola Stadion Sang Naualuh, salah satu stadion yang selama bertahun-tahun menjadi ikon olahraga di Kota Pematangsiantar.

Rencana tersebut kini telah memasuki tahap pengadaan barang dan jasa melalui sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Pematangsiantar. Informasi mengenai proyek itu dapat diakses publik melalui laman resmi LPSE, sehingga masyarakat dapat memantau perkembangan proses tender secara terbuka.

Pembangunan lapangan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mengembalikan fungsi Stadion Sang Naualuh sebagai pusat kegiatan olahraga sekaligus ruang publik yang representatif bagi masyarakat.

Anggaran Rp7,4 Miliar Bersumber dari APBD 2026

Berdasarkan data yang tercantum pada laman LPSE Kota Pematangsiantar, proyek tersebut memiliki Kode Tender 10158236000 dengan Kode Rencana Umum Pengadaan (RUP) 67582132.

Dalam paket pekerjaan itu tertulis nama kegiatan:“Pembangunan Lapangan Sepak Bola Stadion Sang Naualuh Kota Pematangsiantar.”

Pemerintah mengalokasikan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pematangsiantar Tahun Anggaran 2026 dengan nilai pagu mencapai Rp7.409.430.000.

Sementara itu, Harga Perkiraan Sendiri (HPS) atau nilai estimasi pekerjaan ditetapkan sebesar Rp7.402.647.000.

Proyek tersebut berada di bawah pengelolaan Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar, yang bertindak sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) pelaksana kegiatan.

Besarnya anggaran yang disiapkan menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki kualitas sarana olahraga yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.

Proses Tender Masih Berlangsung

Hingga Kamis (6/8/2026), proses pengadaan masih berada pada tahapan tender.

Berdasarkan informasi yang ditampilkan dalam sistem LPSE, sedikitnya enam perusahaan telah mendaftarkan diri sebagai peserta lelang proyek pembangunan lapangan tersebut.

Selanjutnya, seluruh peserta akan mengikuti tahapan evaluasi administrasi, teknis, hingga penawaran harga sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Setelah proses evaluasi selesai, panitia akan menetapkan perusahaan pemenang yang nantinya bertanggung jawab melaksanakan pembangunan lapangan sepak bola di Stadion Sang Naualuh.

Dengan mekanisme tender terbuka melalui LPSE, proses pengadaan diharapkan berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Pembenahan Difokuskan pada Lapangan Sepak Bola

Paket pekerjaan yang ditayangkan melalui LPSE secara spesifik menyebutkan pembangunan lapangan sepak bola Stadion Sang Naualuh.

Meski rincian teknis pekerjaan belum dipublikasikan secara lengkap, pembangunan lapangan umumnya meliputi perbaikan struktur tanah, sistem drainase, penataan permukaan lapangan, hingga pemasangan rumput sesuai standar yang ditetapkan.

Keberadaan lapangan yang berkualitas menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kegiatan olahraga, baik untuk pembinaan atlet daerah maupun penyelenggaraan berbagai kompetisi.

Selain itu, pembenahan lapangan juga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan stadion sebagai lokasi berolahraga.

Stadion Sang Naualuh Pernah Menjadi Kebanggaan Kota

Stadion Sang Naualuh bukanlah nama baru bagi masyarakat Pematangsiantar.

Fasilitas olahraga tersebut telah berdiri sejak awal abad ke-20 dan pernah menjadi pusat berbagai kegiatan olahraga maupun pertandingan sepak bola di kota ini.

Selama bertahun-tahun, stadion menjadi tempat pembinaan atlet, penyelenggaraan turnamen, hingga aktivitas olahraga masyarakat.

Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi stadion mengalami penurunan akibat minimnya perawatan.

Lapangan yang dahulu menjadi kebanggaan warga perlahan berubah. Rumput liar dan semak belukar tumbuh di sejumlah area, sementara beberapa bagian fasilitas stadion tampak mengalami kerusakan.

Kondisi tersebut membuat pemanfaatan stadion menjadi tidak maksimal.

Karena itu, rencana pembenahan lapangan dinilai sebagai langkah awal untuk mengembalikan fungsi Stadion Sang Naualuh sebagai salah satu pusat aktivitas olahraga di Kota Pematangsiantar.

Diharapkan Mendorong Pembinaan Atlet Daerah

Keberadaan lapangan sepak bola yang layak tidak hanya penting bagi masyarakat umum, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pembinaan atlet.

Dengan fasilitas yang memadai, klub-klub sepak bola lokal maupun sekolah sepak bola dapat memanfaatkan stadion sebagai lokasi latihan dan penyelenggaraan kompetisi.

Peningkatan kualitas sarana olahraga juga berpotensi membuka peluang bagi Kota Pematangsiantar untuk menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga tingkat regional maupun provinsi.

Selain memberikan manfaat bagi dunia olahraga, kegiatan tersebut juga dapat memberikan dampak ekonomi melalui meningkatnya aktivitas masyarakat di sekitar kawasan stadion.

Transparansi Pengadaan Menjadi Sorotan

Seluruh proses pengadaan proyek pembangunan lapangan Stadion Sang Naualuh dilakukan melalui sistem elektronik LPSE.

Sistem ini memungkinkan masyarakat mengakses informasi mengenai nilai anggaran, tahapan tender, hingga perkembangan proses pengadaan secara terbuka.

Dengan demikian, publik dapat ikut mengawasi jalannya proyek agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Transparansi dalam pengadaan diharapkan mampu menghasilkan proyek yang berkualitas sekaligus memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kota Pematangsiantar.

Masyarakat Menanti Realisasi Pembangunan

Rencana pembenahan lapangan Stadion Sang Naualuh mendapat perhatian masyarakat yang selama ini berharap adanya revitalisasi fasilitas olahraga milik pemerintah daerah.

Jika seluruh tahapan tender berjalan sesuai jadwal. Pembangunan lapangan diperkirakan dapat segera dimulai setelah penetapan pemenang lelang dan penandatanganan kontrak kerja.

Masyarakat berharap proyek tersebut tidak hanya memperbaiki kondisi lapangan. Tetapi juga menjadi awal dari penataan kawasan Stadion Sang Naualuh secara menyeluruh.

Dengan dukungan anggaran sebesar Rp7,4 miliar. Pemkot Pematangsiantar diharapkan mampu menghadirkan lapangan sepak bola yang lebih representatif, aman, dan nyaman digunakan oleh atlet maupun masyarakat umum.

Pembenahan ini sekaligus menjadi momentum untuk menghidupkan kembali Stadion Sang Naualuh sebagai salah satu ikon olahraga Kota Pematangsiantar yang pernah berjaya dan memiliki nilai sejarah bagi perkembangan olahraga di daerah tersebut.

BACA BERITA LAINNYA : KEPERCAYAAN DIRI VEDA EGA MENINGKAT DI MOTO 3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *