Sekolah Gratis Gubernur Bobby Nasution Bantu Ringankan Beban Orang Tua Pelajar Nias Utara

BERITASUMATRA.COM – Program sekolah gratis untuk jenjang SMA/SMK yang digagas Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mulai dirasakan manfaatnya oleh para pelajar di Kepulauan Nias. Kebijakan tersebut mendapat sambutan positif, khususnya dari siswa dan orang tua yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan pendidikan.

Kepulauan Nias menjadi salah satu wilayah yang merasakan langsung manfaat program sekolah gratis tersebut. Kehadiran kebijakan ini dinilai memberikan harapan baru bagi keluarga. Sekaligus membuka kesempatan bagi para pelajar untuk lebih fokus menempuh pendidikan tanpa terlalu terbebani persoalan biaya.

Pelajar Nias Utara Sambut Positif Program Sekolah Gratis

Salah seorang siswa SMKN 1 Lotu, Kabupaten Nias Utara, Aliran Berkat Zalukhu, mengaku bersyukur dengan adanya program sekolah gratis yang dijalankan Pemerintah Provinsi Sumut.

Menurut Aliran, kebijakan tersebut sangat berarti bagi masyarakat di Kepulauan Nias, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Ia menilai biaya pendidikan selama ini menjadi salah satu hal yang cukup diperhitungkan oleh orang tua dalam memenuhi kebutuhan anak-anak mereka.

Ringankan Beban Keluarga

Aliran menyampaikan rasa terima kasih atas kebijakan yang dinilai memberikan manfaat langsung kepada pelajar dan keluarga.“Kami sangat berterima kasih, sangat bahagia atas keputusan tersebut. Karena kenapa, Pak? Kami juga di daerah terpencil ini banyak orang tua yang ekonominya memang sangat terbatas,” kata Aliran, usai peninjauan Gubernur Bobby Nasution di SMKN 1 Lotu, Nias Utara, Kamis (6/8/2026).

Ia menilai program sekolah gratis bukan sekadar kebijakan pemerintah, tetapi juga menjadi bentuk perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah Kepulauan Nias.

Bagi Aliran, kebijakan tersebut sudah lama dinantikan oleh para pelajar maupun orang tua. Dengan berkurangnya beban biaya pendidikan, keluarga dapat lebih leluasa mengalokasikan pengeluaran untuk kebutuhan lainnya.

“Program ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi kami yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas,” ujarnya.

Siswa Lebih Semangat Mengejar Pendidikan

Manfaat program sekolah gratis juga dirasakan siswa lainnya di SMKN 1 Lotu, Septo Rismanto. Ia mengaku bangga dengan kebijakan yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumut tersebut.

Menurut Septo, berkurangnya beban biaya pendidikan turut memberikan motivasi tambahan bagi siswa untuk lebih serius mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

Beban Orang Tua Berkurang

Septo mengatakan, program sekolah gratis membuat orang tua tidak lagi terlalu terbebani dengan biaya pendidikan anak. Kondisi tersebut, menurutnya, turut memberikan ketenangan bagi siswa dalam menjalani aktivitas belajar.“Karena program tersebut, beban orang tua menjadi lebih ringan, kami lebih bersemangat lagi untuk belajar,” kata Septo.

Ia berharap program tersebut dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi semakin banyak pelajar di Sumatera Utara. Termasuk mereka yang berada di wilayah kepulauan dan daerah yang selama ini menghadapi tantangan akses pendidikan.

Bagi para siswa, dukungan pemerintah melalui program pendidikan gratis menjadi dorongan penting untuk meningkatkan prestasi dan mengembangkan kemampuan sesuai bidang yang mereka pelajari.

Siswa Berharap Fasilitas Sekolah Terus Ditingkatkan

Selain memberikan apresiasi terhadap program sekolah gratis, para siswa SMKN 1 Lotu juga berharap pemerintah terus memperhatikan fasilitas pendidikan.

Salah seorang siswa lainnya, Wilman Elviansyah Nasution, menyampaikan apresiasi terhadap program tersebut. Ia berharap kebijakan pendidikan gratis dapat berjalan beriringan dengan peningkatan sarana dan prasarana sekolah.

Dukungan Fasilitas Jadi Kebutuhan Penting

Menurut Wilman, fasilitas yang memadai sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Terutama bagi siswa SMK yang membutuhkan ruang praktik dan peralatan pendukung sesuai kompetensi yang dipelajari.

Ia berharap Pemerintah Provinsi Sumut terus meningkatkan fasilitas di SMKN 1 Lotu sehingga siswa dapat belajar dengan lebih nyaman dan memperoleh pengalaman praktik yang semakin baik.

Peningkatan fasilitas juga dinilai penting untuk membantu sekolah mengembangkan kompetensi siswa agar mereka memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah menyelesaikan pendidikan.

Bobby Nasution Tinjau Pembangunan Ruang Kelas

Dalam kunjungannya ke SMKN 1 Lotu, Gubernur Sumut Bobby Nasution tidak hanya melihat pelaksanaan program sekolah gratis. Tetapi juga meninjau pembangunan dua ruang kelas baru di sekolah tersebut.

Pembangunan dua ruang kelas baru itu menggunakan anggaran sebesar Rp317 juta. Penambahan ruang belajar tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumut untuk memperkuat sarana dan prasarana pendidikan di Kepulauan Nias.

Kehadiran ruang kelas baru diharapkan dapat memberikan ruang belajar yang lebih memadai bagi siswa sekaligus mendukung aktivitas pendidikan di sekolah.

Sekolah Punya Ruang Lebih Fleksibel Mengelola Anggaran

Bobby Nasution menjelaskan bahwa program sekolah gratis tidak hanya memberikan manfaat kepada orang tua siswa. Kebijakan tersebut juga memberikan ruang yang lebih fleksibel bagi pihak sekolah dalam mengelola anggaran untuk kebutuhan penunjang pendidikan.

Menurut Bobby, ketika biaya pendidikan SMA dan SMK di Pulau Nias telah digratiskan. Sekolah memiliki kesempatan lebih besar untuk mengoptimalkan anggaran yang tersedia bagi kebutuhan lainnya. “Sekarang kan biaya SMA, SMK, yang ada di Pulau Nias sudah digratiskan. Jadi kepala sekolah masih punya anggaran yang lebih fleksibel lagi untuk misalnya mebeler. Untuk menambah ruang praktik, alat praktiknya, mereka juga bisa lebih fleksibel,” kata Bobby.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah berharap sekolah tidak hanya terbantu dari sisi pembiayaan pendidikan siswa. Tetapi juga dapat meningkatkan kualitas lingkungan belajar.

Sekolah Gratis Jadi Harapan Baru Pelajar Nias Utara

Program sekolah gratis yang diterapkan Pemerintah Provinsi Sumut menjadi angin segar bagi pelajar dan orang tua di Nias Utara. Bagi keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas, berkurangnya beban biaya pendidikan dapat menjadi dukungan penting agar anak-anak tetap dapat bersekolah dan menyelesaikan pendidikan mereka.

Di sisi lain, para pelajar berharap kebijakan tersebut terus dibarengi dengan peningkatan kualitas sekolah, mulai dari ruang belajar hingga fasilitas praktik.

Kombinasi antara pendidikan yang lebih terjangkau dan fasilitas yang semakin memadai dinilai dapat memberikan kesempatan lebih besar bagi siswa untuk berkembang.

Bagi Aliran, Septo, Wilman, dan para pelajar lainnya di SMKN 1 Lotu. Program sekolah gratis bukan hanya tentang terbebas dari biaya pendidikan. Lebih dari itu, kebijakan tersebut menjadi dorongan untuk terus belajar, mengejar prestasi, dan meraih masa depan yang lebih baik.

Kehadiran program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa perhatian terhadap pendidikan di daerah kepulauan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Utara.

BACA BERITA LAINNYA DI : KONI Beri Kepercayaan kepada ORADO untuk Menggelar Piala Panglima TNI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *